Rabu, Mei 04, 2011

JARINGAN KOMPUTER


Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:

Jaringan Komputer : hubungan antara beberapa komputer utk bisa saling berbagi pakai.
• Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, internet, folder,desktop
• Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting
• Akses informasi: contohnya web browsing

Tipe – tipe jaringan
1. WAN (Wide Area Networking)
2. MAN (Metropolitan Area Networking)
3. LAN (Local Area Networking)
4. Wireless Fidelity (Wi-fi)


WAN (Wide Area Networking)
Merupakan hubungan antara beberapa komputer yang sifatnya beda negara. Contohnya adalah komputer yang berada di Indonesia berhubungan dengan komputer yang ada di Washington DC, US.

Teknis Hubungan WAN :
1. Line Telephone
a. PSTN (Public Service Telephone Network)
Perangkat : Modem Dial Up ---> analog
b. ISDN (Integrated Service Digital Network)
Perangkat : NT1 / E1 + TA (Terminal Adapter) ---> digital
c. LC (Lease Connection)
Perangkat : Router WIC Modular ---> digital
2. LTLR (Line Telephone Lintas Radio)
3. GSM (Global System for Mobile Communication)

4. VPN (Virtual Private Network)
Menghubungkan jaringan komputer menggunakan internet
• ADSL (Asymetric Digital Subcriber Line) : Downstreaming > Upstreaming
• SDSL (Symetric Digital Subcriber Line) : Downstreaming = Upstreaming

5. HSDPA (High Speed Downlink Packet Access), 3G



MAN (Metropolitan Area Networking)
Merupakan hubungan antara beberapa komputer yang berbeda kota. Contohnya adalah komputer cabang Jakarta berhubungan dengan komputer yang ada di cabang Bandung.






LAN (Local Area Networking)
Merupakan hubungan antara beberapa komputer yang letaknya tidak berjauhan dan masih dimiliki oleh satu organisasi/institusi. LAN memiliki 3 model yaitu:
a. P2P (Peer to Peer)
b. Workgroup
c. Domain
d. Wireless LAN

a. Jaringan P2P (Peer to Peer)
Adalah hubungan antar 2 komputer. Hubungan P2P ini memiliki syarat yang harus di lakukan yaitu:
 Harus ada 2 komputer.
 Masing-masing komputer dipasang NIC (Network Interface Card) / LAN Card.
 Media transmisi (kabel UTP) dan tidak boleh lebih dari 100m.
 Operating system seperti Windows atau Linux.
 Ada TCP/IP sebagai Protokol (pengalamatan)


b. Jaringan Workgroup
Adalah hubungan antara beberapa komputer tanpa adanya server. Workgroup ini memiliki syarat yang hampir sama dengan P2P yaitu:
 Harus ada beberapa komputer (harus lebih dari 2 komputer) yang terhubung ke switch.
 Masing-masing komputer dipasang NIC (Network Interface Card) / LAN Card.
 Media transmisi (kabel UTP) dan tidak boleh lebih dari 100m. Jika lebih menggunakan repeater.
 Menggunakan Switch / Multiple Repeater/Concentrator.
 Operating system seperti Windows atau Linux.
 Ada TCP/IP sebagai Protokol.

Untuk membuat jaringan workgroup ketentuan dan langkah-langkah masih sama dengan jaringan P2P, tetapi pada jaringan workgroup menggunakan Switch sebagai penghubung.

c. Jaringan Domain
Adalah hubungan antara beberapa komputer yang memiliki server. Syarat dari jaringan berbasis domain ini adalah:
 Harus lebih dari 2 komputer.
 Masing-masing komputer dipasang NIC (Network Interface Card) / LAN Card.
 Media transmisi (kabel UTP) dan tidak boleh lebih dari 100m.
 Menggunakan Switch / Multiple Repeater.
 Operating system seperti Windows atau Linux.
 Ada TCP/IP sebagai Protokol
 Ada Server yang berperan sebagai Domain
 Menggunakan NOS (Nerwork Operating System) seperti Win2k Server, Win2K3 Server, Win2k8 Server, Linux Server dan lain – lain.


d. Wireless LAN
Adalah jaringan tanpa kabel (nirkabel) yang menggunakan transmisi gelombang radio. Ada 2 tipe jaringan wireless ini yaitu:

a. Adhoc
Merupakan jaringan P2P pada wireless tanpa menggunakan Access Point (AP).

b. Infrastruktur
Merupakan jaringan komputer yang menggunakan Access Point (AP). Jaringan ini terbagi atas: Infrastruktur AP, Infrastruktur AP Cilent, Infrastruktur AP Repeater, Wireless Distribution System dan MESH


Topologi Jaringan (bentuk penyambungan jaringan secara tata letak)
Merupakan hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, link, dan station. Topologi jaringan dapat dibagi menjadi 5 kategori utama seperti di bawah ini.

1. Topologi Bus
2. Topologi Ring (Cincin)
3. Topologi Star (Bintang)
4. Topologi Extended Star
5. Topologi Hirarki (Pohon)

Setiap jenis topologi di atas masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Pemilihan topologi jaringan didasarkan pada skala jaringan, biaya, tujuan, dan pengguna.

1. Topologi Bus

Pada topologi Bus, kedua ujung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel.
Karena perkembangan teknologi maka untuk saat ini topologi Bus sudah tidak lagi digunakan karena dari sisi perangkat sudah sangat tertinggal.

2. Topologi Ring (Cincin)

Adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan.
Karena perkembangan teknologi maka untuk saat ini topologi Bus sudah tidak lagi digunakan karena dari sisi perangkat sudah sangat tertinggal.

3. Topologi Star (Bintang)

Merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.

• Keunggulan Topologi Star adalah kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut. Tingkat keamanan termasuk tinggi. Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk. Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
• Kelemahan dari topologi ini adalah jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terhenti.

4. Topologi Extended Star

Merupakan perkembangan lanjutan dari topologi star dan memiliki lebih dari satu network dimana karakteristiknya tidak jauh berbeda dengan topologi star. Setiap node berkomunikasi langsung dengan sub node, sedangkan sub node berkomunikasi dengan central node. Traffic data mengalir dari node ke sub node lalu diteruskan ke central node dan kembali lagi. Topologi ini digunakan pada jaringan yang besar dan membutuhkan penghubung yang banyak atau melebihi dari kapasitas maksimal penghubung.

• Keunggulannya adalah jika satu kabel sub node terputus maka sub node yang lainnya tidak terganggu,
• Kelemahannya apabila central node terputus maka semua node disetiap sub node akan terputus tidak dapat digunakan kabel yang “lower grade” karena hanya menghandel satu traffic node untuk berkomunikasi antara satu node ke node lainnya serta membutuhkan beberapa kali hops.

5. Topologi Hirarki (Pohon)
Topologi Jaringan Pohon (Tree) disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral dengan hirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer. Topologi ini merupakan model jaringan yang terbaik karena menggunakan switch sebagai center (concentrator).

0 komentar:

Catat Ulasan

 
Design by yusup doank | Bloggerized by yusup doank juga | coupon codes